Header Ads

Menikmati keindahan Pantai Solo, Garut

Keindahan pantai di Pulau Santolo

Dalam beberapa hari ini, tiba-tiba banyak bermunculan foto-foto pantai Santolo di timeline facebook saya. Ditambah lagi ujug-ujug mertua ngajakin ke sana pas liburan panjang awal februari 2016 ini, wah kok pas yak.. kayak ada tanda alam untuk berangkat ke sana.. hehe

Selanjutnya kegiatan gugling pun dilakukan, buat nyari informasi tentang pantai santolo, mulai dari pengalamannya, rutenya, dan penginapannya. Untuk bagian penginapan, ternyata di setiap web yang menulis tentang pantai Santolo, ada nama Dani Sabila yang rajin menawarkan penginapannya. Saya pun nyoba booking tapi yang ternyata katanya penginapan Karang Laut miliknya suda penuh dan menawarkan penginapan lain yang disebut milik saudaranya. Karena ga ada pilihan lain, akhirnya nekad aja booking dan transfer dp ke beliau.

Rute Menuju Pantai Santolo

Pantai Santolo, atau jalan Pantai Santolo, lokasinya masih di kawasan pameungpeuk, Garut Selatan. Dari Bandung bisa ditempuh dari beberapa rute, bisa melalui majalaya atau melalui rute yang sudah mainstream yaitu: Bandung - Cileunyi - Cicalengka - Nagreg - Garut - Cikajang - Pameungpeuk, dengan total jarak tempuh sekitar 135 KM. Cukup deket sebenernya dibandingkan pangandaran atau pelabuhan ratu.

Seperti biasa kalau liburan panjang, karena kepadatan kendaraan rute Bandung - Garut bisa ditempuh dalam waktu yang cukup lama hingga 2 jam lebih. Tetapi setelah memasuki Garut dan Cikajang lalu lintas cukup normal. Nah dari Cikajang menuju Pameungpeuk siapkan perut dan mata. Siapkan perut karena rutenya yang berkelok-kelok, siapkan mata karena pemandangan yang disuguhkan selama perjalanan sungguh indah luar biasa.

Perjalanan yang berkelok-kelok yang bervariasi dengan kepadatan jalan saat long weekend, bikin waktu tempuh dari Bandung ke Pantai Santolo mencapai 5 Jam!.
Saran saya bagi anda yang ingin jalan-jalan ke Santolo, sebaiknya menikmati perjalanan yang ada. Banyak-banyak singgah di spot-spot dengan pemandangan pegunungan yang indah atau sekedar berfoto-foto di perkebunan teh yang dilewati. Artinya, jadikan perjalanan menuju Santolo menjadi bagian dari rekreasi anda, jangan cuman mengandalkan pantai Santolo sehingga ingin buru-buru sampai disana.

Penginapan di Pantai Santolo

Setiba di jalan Cilaut eureun, kami berhenti di RM Cilauteureun, lokasinya berada di sekitar 3 KM dari pantai Santolo. Tempat makannya cukup nyaman, mengandalkan pemandangan bentangan sawah yang hijau, sehingga asik buat melepas lelah setelah lama perjalanan.

Menu yang tersedia ada Sop kepala ikan, sop Iga, ayam goreng, dll. Saya sendiri memesan Sop Kepala Ikan Kakap yang ternyata rasanya sangat nikmat.. harganya pun cukup murah, hanya 30 ribu per mangkok.

Mampir makan di RM Cilautereun, di Jalan Cilaut Eureun

Menu yang ada di RM Cilaut Ereun
Setelah perut terisi, kami melanjutkan perjalanan untuk mencari penginapan yang sudah kami pesan sebelumnya. BBM dari pak Dani Sabila (atau istrinya, entahlah karena di BBM kita ga tau siapa yang ngetik balesan.. hehe), menunjukan lokasi pertemuannya untuk kemudian diantar ke penginapan yang dimaksud.

Setiba di penginapan, istri saya langsung manyun.. hehe.. kondisinya mirip dengan kos-kosan mahasiswa. Kami semula pesan 4 kamar, tetapi ternyata 4 kamar tersebut lokasinya ada di lantai 2. Karena pertimbangan mertua dan akses lebih mudah, serta kebetulan kosong. Maka kami mengganti kamar menjadi 3 kamar, 1 kamar di lantai dasar, 2 kamar di lantai atas.

Suasana penginapan di pantai Santolo, mungkin mirip dengan pangandaran 30-40 tahun yang lalu. Tidak ada hotel, yang ada adalah rumah penduduk dan penginapan alakadarnya. Jadi bagi anda yang ingin menginap di pantai santolo, mesti menyiapkan diri jangan mengharapkan suasana hotel yang privat, dsb. Tetapi jangan khawatir banyak pilihan penginapan disana yang bisa kita pilih, dengan berbagai variasi harga.

Penginapan yang kami sewa disebut penginapan Diar dengan harga 300 ribu per kamar untuk kamar di lantai atas, dan 600 ribu per kamar untuk kamar di lantai bawah. Fasilitas yang diberikan ada AC, kasur springbed ukuran 180x200cm, sofa bentuk L, kamar mandi berukuran mini lengkap dengan ember bekasnya (bisa dilihat di foto), serta hiasan berbentuk TV. Saya sebut hiasan, karena tidak ada satupun saluran yang ada. Pas kita komplain, cuman dibilang "entar dicek" yang alhamdulillah sampe saya pulang, saya ga pernah lihat batang hidungnya muncul.

Salah satu sudut penginapan di jalan pantai Santolo, penginapan yang saya tinggali penginapan "Diar" yang bercat kuning

Kamar mandi di Penginapan Diar, hehe

Aktivitas di Pantai Santolo

Pantai santolo sebenernya sangat indah, dengan pantai memanjang dan air yang cukup bersih. Cuman sepertinya belum dikelola dengan serius oleh pemerintah setempat. Terlihat dengan banyaknya bangunan di bibir pantai yang tidak mengindahkan kebersihan dan keindahan. Walaupun ada tanda larangan untuk berenang (saya baru lihat pas mau pulang), tetapi sepertinya warga dan turis cukup cuek untuk berenang menikmati deburan ombak yang ada. Yang penting kita sendiri yang harus menjaga keamanan dan keselamatan sendiri, karena belum ada penjaga pantai disana.

Bermain air dan pasir di pantai Santolo
Sayang di bibir pantai berdiri banyak sekali bangunan-bangunan yang mengganggu pemandangan pantai
Menikmati suasana Sunset

Pantai Santolo menjelang sunset

Selain berenang di pantai santolo, kita bisa berkunjung ke pulau Santolo cukup dengan menyebrang menggunakan perahu yang ada. Ga usah khawatir, harga penyebrangannya pun sangat murah yaitu 2 ribu per orang. Harga yang wajar, karena jarak penyebrangannya cukup dekat, seperti nyebrang sungai yang dangkal. Jadi bagi anda yang tidak bisa berenang, tidak usah khawatir.

perbatasan menuju pulau Santolo

perahu-perahu ini siap mengantar anda ke Pulau Santolo, dengan tarif 2000 per orang,
ga jauh kok nyebrangnya cuman selebar sungai itu.

Memasuki pulau Santolo, kita diwajibkan untuk membayar 3 ribu per orang. Di pulau santolo tidak banyak aktivitas yang dilakukan, selain menikmati pantai berkarang yang cukup indah untuk dilihat. Setelah beberapa saat menikmati keindahan pulau santolo, kami pun balik lagi untuk menyebrang. Anak-anak sudah merengek-rengek ingin berenang di pantai santolo, karena di pulau santolo mereka sebut kurang seru karena ga ada ombaknya.

bermain air di pantai berkarang di Pulau Santolo
Berani bermain banana boat? siapkan dana 200 ribu sekali berangkat untuk 5-6 orang.

Kembali ke pantai santolo, anak-anak langsung nyebur berenang di pantai. Di pantai Santolo, tersedia Banana Boat bagi anda yang berminat untuk seru-seruan main air.

Berikut Beberapa tips bagi anda yang berminat ke Pantai Santolo
  1. Nikmati perjalanan menuju pantai Santolo, keindahan perkebunan di daerah Cikajang, tidak kalah keren dibandingkan pantainya sendiri.
  2. Jika ingin memilih sendiri penginapan langsung di tempat, sebaiknya datang ke pantai santolo sejak pagi-pagi supaya tidak kehabisan. 
  3. Jangan lupa untuk selalu bertanya harga sebelum bertransaksi baik beli makanan atau jasa.
  4. Di kawasan pantai santolo, berdekatan dengan pantai lainnya seperti pantai sayang heulang, dll.. jika masih ada waktu dan tenaga, jangan lupa untuk mengunjungi tempat-tempat tersebut.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.