Header Ads

Villa Malabar, di Perkebunan Teh Pangalengan (Day 1) Bandung

Rumah Kayu, Villa Malabar

Tanggal 2-3 November 2013 lalu, saya dan keluarga berminat untuk mencoba destinasi untuk "niis" yang baru. Mertua mengusulkan untuk mencoba mengunjungi Perkebunan Teh Pangalengan, yang memberikan suasana yang sejuk seperti halnya Ciwalini, Ciwidey, Bandung Selatan.

Perkebunan Teh Pangalengan termasuk ke wilayah PTPN8, jadi tidak sulit untuk mencari villa di kawasan tersebut. Cukup dengan mengunjungi www.pn8.co.id , saya pun menemukan Villa yang dimaksud  yaitu Villa Malabar.

Setelah melihat website tersebut, saya agak pesimis untuk bisa dapet kamar, karena seperti pengalaman yang sudah-sudah pesan Villa di daerah Ciwalini seringnya ga dapet karena full book kalau mendadak. Saya pun mencoba mengontak bagian reservasi Agrowisata PTPN8 pada no 022-2501635/2534517

Ternyata saya masih bisa dapat 1 Villa karena ada yang cancel. Proses booking tidak ada kendala sama sekali, karena no kontaknya sama persis dengan no kontak yang menangani Villa Ciwalini. Saya sekeluarga memilih type Rumah Kayu dengan harga 825 ribu.

(UPDATE: Untuk reservasi dan cek harga terbaru klik link: http://awn8.co.id/)

Perjalanan Menuju Pangalengan
Perjalanan menuju pengalengan dari Bandung Kota, lumayan jauh, memakan waktu hingga 2 jam karena harus melewati beberapa kawasan Bandung yang terkenal sering macet.

Tiba di kawasan perkebunan teh Malabar, udara dingin makin terasa ketika memasuki gerbang Malabar. Untuk melewati gerbang Malabar kita diwajibkan membayar tiket masuk/parkir mobil.

Villa Malabar berada di tengah-tengah perkebunan yang asri. Villa Malabar terdiri dari beberapa bangunan. Bangunan depan terdapat rumah klasik bekas tempat tinggal Boscha.
Jalan depan Villa Malabar
Rumah Boscha tampak samping kanan

Rumah Boscha tampak dari samping kiri

Rumah Boscha dari Belakang


Kantor penjaga Villa yang berada di samping kiri Rumah Boscha, bisa diakses lewat belakang

Disampingnya Rumah Boscha, terdapat bangunan guest house yang terdiri dari 11 kamar yang berderet ke samping. Guest house tersebut cukup untuk menampung keluarga besar, dalam guest house tersebut terdapat King Size Bed, dan kamar mandi yang bersih. Didepan terdapat teras yang luas untuk kumpul-kumpul. Seluruh kamar menghadap langsung ke Taman depan.


Guest House yang berada di samping kanan Rumah Boscha
Kondisi kamar Guest House, cukup asri dan bersih

Selasar depan kamar guest house, terdapat teras dan kursi untuk ngumpul keluarga

Di belakang Rumah Boscha, terdapat taman dan lapangan yang luas. Sangat cukup untuk menampung peserta upacara hingga 1000 orang jika diperlukan, atau untuk mengakomodasi acara-acara kebersamaan yang membutuhkan ruang yang luas. Asal, tentu saja tidak mengganggu penghuni lain. Karena lapangan tersebut dikelilingi oleh Rumah Kayu.

Lapangan belakang Rumah Boscha, terlihat Rumah Boscha bagian belakang dan Kantor Pengelola Villa

Rumah Kayu mengelilingi lapangan rumput dibelakang Rumah Boscha
Villa Rumah Kayu Malabar tidak berbeda dengan Rumah Kayu yang ada di Ciwalini. Dalam Villa Rumah Kayu, fasilitas yang ada:
  1. Dua kamar yang luas,  terdiri dari 1 kamar dengan king size bed, dan 1 kamar twin bed. Dalam kamar tersedia selimut tebal, dan bantal secukupnya.
  2. Kamar mandi yang dilengkapi bath tube dan air panas dari water heater, 
  3. Di belakang rumah atau dekat dengan dapur, tersedia balkon yang dengan pemandangan kebun teh yang asri.
  4. Dapur lengkap dengan perlengkapan masak, dan perlengkapan makan (sendok, piring, gelas),
  5. Ruang Keluarga dispenser hot  n warm, televisi CRT 21", kursi tamu, serta meja.
  6. Teras depan menghadap lapangan yang dilengkapi dengan dua kursi untuk sekedar nangkring.
 
Teras belakang
pemandangan dari teras belakang

Aktivitas di Villa Malabar
Satu hal yang sangat disesali di Villa Malabar adalah tidak adanya penyewaan sepeda. Letak Villa yang dikelilingi oleh perkebunan teh yang asri, akan sangat menyenangkan jika bisa dinikmati sambil mengayuh sepeda. Buat anda yang berniat untuk menginap di Villa Malabar, saya sarankan untuk membawa sepeda sendiri.
Perkebunan Teh Malabar

Perkebunan Teh Malabar

Perkebunan teh Malabar

Seperti halnya resort lain, hal utama yang ditawarkan oleh Villa Malabar adalah pemandangan alam. Untuk menikmatinya, kita tidak boleh hanya berdiam diri di dalam kamar, karena pemandangan depan Villa cenderung membosankan karena hanya terlihat lapangan saja. Oh iya, dilapangan terdapat beberapa perangkat untuk permainan anak-anak seperti ayunan.
Anak-anak sepertinya malah menikmati lapangan luas yang ada, karena mereka bisa berlari-lari dengan bebas di lapangan berumput, atau sambil bermain bola yang memang kami bawa dari rumah.
Rumah kayu, tampak arena bermain anak-anak, walaupun tidak banyak tapi cukup menghibur

Di kawasan perkebunan Malabar, banyak spot-spot yang menawarkan pemandangan yang indah. Sayang saya ga punya tenaga untuk jalan-jalan sendiri, karena kalau pakai mobil aksesnya lebih terbatas.

Kolam Renang
Salah satu hal yang wajib ada di Villa untuk acara liburan keluarga adalah kolam renang!. Dan tentu saja di tempat sedingin Pangalengan kolam air yang dimaksud haruslah memiliki air panas.
Karena ketika melihat di website PN8.co.id, Villa Malabar memiliki fasilitas kolam renang, maka tentu saja tempat tersebut menjadi tujuan utama bagi acara rekreasi dengan anak-anak.

Tetapi ketika melihat sekeliling, kami tidak menemukan adanya tanda-tanda kolam renang.Petugas villa yang kami tanya, dengan ramahnya menjelaskan bahwa kolam renang tersebut tidak berada di lingkungan Villa, tetapi masih ada di lingkungan perkebunan teh. Untuk mencapai kolam renang tersebut harus menggunakan kendaraan, karena jarak tempuhnya yang tidak dekat. Mendengar itu, berhubung hari sudah sore, maka kami memutuskan untuk pergi ke kolam renang besok pagi.

Malam yang dingin
Pengalaman terakhir kedinginan di Rumah Kayu Ciwalini, terulang kembali di Malabar. Ketika malam hari, udara Malabar sangat dingin sekali, saking dinginnya minum kopi mesti buru-buru, karena suhu kopi yang baru diseduh langsung terasa dingin.
Anak-anak yang tadinya pengen tidur diruang tengah depan televisi, malam-malam menyelinap ke kamar dengan kondisi tubuh yang sudah dingin. Kasur ukuran king size pun terasa terlalu besar karena kami berempat tidur berdesakan biar tubuh terasa hangat.

Tips buat anda yang mau ke Villa Malabar:
- Bawa sepeda kecuali anda punya tenaga ekstra untuk "tea walk"
- Jangan lupa bawa jaket untuk menghangatkan tubuh.

Next: Villa Malabar Day 2

Kunjungi artikel perjalanan saya yang lain:
Villa Malabar, Pangalengan
Wisata Belitung
Family Trip ke Singapore
Destinasi wisata di Ciwidey
Villa-villa di Cipanas Garut

1 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.