Setelah perjalanan melelahkan di hari ke-2 di Universal Studio Singapore, tadinya mau berangkat ke Jurong dan Science centre, tetapi setelah pertimbangan lebih lanjut, kami memilih untuk jalan-jalan di Singapore saja. But first, sarapan dulu ke food centre di seberang hotel Grand Mercure
![]() | |
Food Centre
|
![]() |
| Murtabak |
![]() |
| Selain Murtabak, menu pilihan kita jatuh pada nasi briyani. Nasi yang gurih, cocok untuk ditemani dengan Murtabak. |
Penjaja makanannya cukup ramah, sempat nanya asal kita dari mana, pas saya bilang dari "Bandung, Indonesia", wah dia langsung muji-muji Bandung. Lalu saya tanya, "udah pernah ke Bandung?". Dia bilang "belom".. ! -_-
Perut sudah terisi, akhirnya kita bertekad untuk mengitari Singapore, dimulai dari kawasan Orchad.
Sarana transportasi yang dipilih tetap menggunakan Bus.
![]() |
| Menunggu bis datang |
![]() |
| Antriannya cukup banyak, bentuknya memang unik. Es krim dipotong kemudian dijepit dengan roti tawar. |
![]() |
| Es Krim Orchad |
![]() |
| Petunjuk arah dengan mudah kita temukan dimana-mana. |
Tetapi berhubung tidak ada yang menarik perhatian anak-anak, kami pun
melanjutkan perjalanan ke Little India menggunakan bus tingkat.
Anak-anak pun antusias untuk naek ke tingkat atas dan duduk manis di
paling depan.
![]() |
| Seluruh perjalanan dinikmati oleh anak-anak, bus tingkat pun jadi hiburan tersendiri. Serasa naek odong-odong kayaknya, hehe |
Tujuan ke Little India, adalah untuk ke Mustafa Centre, yang katanya pusat pembelanjaan oleh-oleh terlengkap dan termurah di Singapore. Mustafa Centre ini mungkin mirip dengan ITC kalau di Bandung, tetapi produk yang dijual sangat lengkap, mulai dari pakaian, makanan (seperti hypermarket), alat-alat elektronik, obat-obatan (seperti pasar pramuka), dll. Semua tumplek blek di kawasan bangunan bertingkat Mustafa Centre. Sensasi belanjanya, mirip di ITC, desak-desakan.. hehe.
Sempat frustasi karena ga menemukan jualan coklat yang katanya murah di Mustafa Center, hampir saja mau cabut. Untung saja kita melakukan hal yang jarang dilakukan sejak ada smartphone dan GPS, yaitu Bertanya. Kita pun bertanya pada pegawai toko, dimanakah tempat coklat-coklat itu dijual. Ternyata kita meremehkan Mustafa Centre dengan bolak-balik di tempat yang sama, karena ternyata Mustafa Centre sangat luas. Setelah menuju lokasi yang ditunjuk pegawai toko, dan WOW! "Coklat Paradise".. Kita bisa menemukan rak yang berisi tumpukan coklat-coklat. Mulai yang dijual batangan, sampai grosiran. Harga coklatnya sangat murah-murah.
Sempat tergoda untuk membeli alat elektronik seperti handphone dan aksesorisnya, serta kaos khas Singapore. Tetapi ternyata untuk produk elektronik, di sana tidak lebih murah dibandingkan di Bandung.
![]() |
| Pintu Mustafa Centre no 4, Pintu masuk Mustafa Centre cukup banyak dan tersedia penitipan barang di setiap pintu. |
Next: Marina Barrage dan Merlion Park
Kunjungi artikel perjalanan saya yang lain:
Villa Malabar, Pangalengan
Wisata Belitung
Family Trip ke Singapore
Destinasi wisata di Ciwidey
Villa-villa di Cipanas Garut












Tidak ada komentar:
Posting Komentar